Senin, 21 Februari 2011

Mempertanggungjawabkan keuangan

Perintah untuk mengembalikan persepuluhan merupakan perintah yang diberikan Tuhan jauh sebelum umat Israel terbentuk. Hal ini terlihat dengan sangat jelas dalam kehidupan Abraham, yang merupakan Bapa leluhur dari bangsa Israel. Apa yang dilakukan oleh Abraham ini, mengindikasikan bahwa memberi persepuluhan kepada imam merupakan hal yang sudah biasa dilakukan oleh orang-orang yang hidup Zaman Abraham. Bahkan, apa yang dilakukan oleh Abraham ini, kembali ditegaskan oleh penulis kitab Ibrani (Ibrani 7:1-4). Mempersembahkan persepuluhan merupakan bukti dari ketaatan kita atas kedaulatan Tuhan.

Dengan mengembalikan persembahan persepuluhan, berarti secara langsung kita mengakui bahwa Tuhan lah yang berdaulat atas semua berkat yang kita terima. Itu artinya segala sesuatu yang kita terima, itu semua merupakan berkat dari Tuhan. Bukan hasil usaha dan kerja keras kita, melainkan berkat yang Tuhan limpahkan dalam kehidupan kita. Salomo dalam Amsalnya mengatakan, “Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.” (Amsal 10:22).

Saat kita mengembalikan persepuluhan milik Tuhan, Tuhan pun menggenapi janji-NYA dalam Maleakhi 3 : 10. Ketika kita bisa mempertanggungjawabkan keuangan kita dengan benar dihadapan TUHAN, maka TUHAN akan membuka tingkap-tingkap langit dan mencurahkahkan berkat-NYA sampai berkelimpahan dalam hidup kita.

0 komentar:

Posting Komentar

Translate this Blog

Powered By google