Kamis, 18 November 2010

Kesempatan Selamatkan Jiwa

Dalam sebuah perkuliahan, seorang dosen bertanya kepada para mahasiswanya,
"Siapa diantara kalian yang suka berada dalam masalah?" Para mahasiswa yang
mendengarnya terdiam dan tak ada satupun yang menjawabnya, kecuali salah
seorang gadis di barisan bangku belakang. Semua mata memandang kepada gadis
itu dan sebagian besar dari mereka berpikir, "Wah…aneh benar dia…ada
dalam masalah kan tidak enak, mengapa dia suka ada dalam masalah?" Sang dosen pun bertanya kepada gadis ini mengapa dia mengangkat tangan. Gadis ini
pun menjawab, "Aku cinta pada masalahku. Selama beberapa tahun ini masalahku
sudah selesai dan aku merasa kehilangan. Saat aku dalam masalah, aku
menemukan kehidupan yang lebih dekat dengan Tuhan. Saat aku dalam masalah,
aku rajin datang pada Tuhan dalam doa. Saat masalah telah selesai, lama
kelamaan aku kehilangan kebutuhanku akan Tuhan dan aku meninggalkan-NYA.
Beberapa minggu yang lalu masalah datang lagi dalam hidupku..dan saat itulah
aku merasa disegarkan kembali rohaniku. Aku mulai membutuhkan Tuhan lagi.
Oleh sebab itulah, aku bersyukur dan berterimakasih pada Tuhan karena
masalah boleh datang dalam hidupku."

Manusia memiliki kecenderungan yang besar datang pada Tuhan pada saat
masalah datang dalam hidup mereka dan mereka telah kehabisan kekuatan untuk
menghadapi masalah itu. Masalah adalah salah satu sarana yang secara tidak
langsung dapat membawa manusia mengenal Tuhan. Jika kita memandang masalah
dengan sisi yang positif, krisis dan kesempitan yang sedang terjadi justru
merupakan KESEMPATAN bagi kita untuk memberitakan pengharapan didalam TUHAN
YESUS dan menyelamatkan jiwa-jiwa. Dunia ini semakin hari tenggelam dalam permasalahan yang pelik. Ambillah kesempatan dalam permasalahan yang terjadi
untuk membawa keselamatan bagi jiwa-jiwa yang memerlukan Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati

Minggu, 07 November 2010

Perkataan yang mengubah

Roma 10:16-21

Setiap kita pasti memiliki sebuah keadaan/kondisi

dimana kita merasa tidak nyaman dengan apa yang ada

dalam hidup kita. Bisa jadi itu adalah kelemahan

fisik, kesehatan yang kurang baik, keadaan keuangan

yang dibawah rata-rata, keluarga yang kurang

harmonis, atau berbagai masalah lain yang biasa

ditemui dalam hidup ini. Sikap kita dalam menghadapi

berbagai hal tersebut dalam hidup kita akan sangat

menentukan hasil yang akan kita peroleh. Bagaimana

sikap kita saat kita menghadapi situasi yang tidak

kita inginkan?

Jangan sampai terlalu banyak hal negatif yang Anda

katakan terhadap diri Anda sendiri ataupun keadaan

Anda. Jika Anda terus menerus berkata hal-hal yang

negatif, Anda menjadi tidak bahagia dan depresi.

Perkataan buruk dan perasaan itulah yang menghalangi

Anda untuk bisa mencapai target yang Anda tetapkan.

Perkataan negatif terhadap diri sendiri umumnya

diawali dengan kata-kata, “saya tidak bisa…” atau

“saya tidak akan pernah…”, atau “kalau saja saya…”.

Ubah kata-kata negatif itu menjadi perkataan yang

membangun hidup Anda!

Lawan dari kata-kata negatif tentu saja adalah

perkataan positif. Lihat perbedaan antara kata-kata

negatif dan positif. Jika negatif, Anda akan

mengatakan, “saya tidak bisa melakukannya”.

Sedangkan kalimat positifnya, “ saya semakin mahir

mengerjakannya”. Atau “ini hari yang buruk untuk

saya”, bisa Anda ganti dengan “saya bisa menentukan

apakah saya senang dan bahagia dengan hari ini atau

tidak”.

Contoh kalimat lainnya, “saya tidak akan pernah bisa

mengerjakannya dengan benar”. Kalimat ini harus Anda

ganti dengan kata-kata,“ saya akan mencobanya

menjadi lebih baik. Saya pasti bisa”.

Saat kita memperkatakan perkataan positif dengan

IMAN, perkataan kita itu punya KUASA untuk MENGUBAH

keadaan yang buruk sekalipun menjadi baik (Yeh

37:1-14). Tuhan mengajarkan kepada Yehezkiel pun

demikian. Dengan perkataan, Yehezkiel mengubah

tulang-tulang kering menjadi barisan tentara yang

sangat besar jumlahnya.

Hari ini, kebahagian dan kesuksesan Anda ada dalam

keputusan Anda. Jika Anda mengijinkan kuasa Allah

bekerja melalui perkataaan positif (perkataan

nubuatan) yang Anda katakan, maka kesuksesan dan

kebahagiaan pun pasti datang dalam hidup Anda.

Hindarilah kata-kata negatif dan tidak membangun,

gantilah dengan perkataan yang positif dan

nyatakanlah dengan iman bahwa Anda telah memperoleh

apa yang Anda nubuatkan!

Senin, 01 November 2010

Sukacita oleh Roh Kudus

Amsal 28: 1 - 28

Apa yang pertama kali Anda bayangkan saat Anda

mendengar atau membaca kata 'Kerajaan Allah'? Tentu

saja yang dinamakan kerajaan adalah sebuah tempat yang

indah, megah, dan penuh dengan berbagai pemandangan

dan benda yang menarik. Benarkah demikian dengan

Kerajaan Allah? Tentu saja Allah memiliki kerajaan

yang kemegahannya tidak ada bandingannya dengan semua

kerajaan yang ada di dunia ini. IA pun pasti mengisi

kerajaan-NYA dengan berbagai hal yang jauh lebih mulia

dari segala yang ada di dunia ini. Namun, kerajaan

Allah tidak berbicara mengenai itu semua. Roma 14: 17

mengatakan, "Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal

makanan dan minuman, tetapi soal KEBENARAN, DAMAI

SEJAHTERA dan SUKACITA oleh Roh Kudus." Kerajaan Allah

bukanlah kerajaaaan yang bisa dinilah dengan berbagai

hal yang bersifat dunia (makanan dan minuman),

kerajaan Allah ternyata berbicara mengenai KEBENARAN,

DAMAI SEJAHTERA dan SUKACITA oleh Roh Kudus.

Dalam doa yang diajarkan Tuhan Yesus kepada

murid-murid-NYA, IA berkata, "Datanglah kerajaan-Mu,

di bumi seperti di surga..." Saat apakah kita

menghadirkan kerajaan Allah itu di muka bumi ini? Saat

hidup kita dipenuhi dengan kebenaran, damai sejahtera,

serta sukacita oleh Roh Kudus, saat itulah kerajaan

Allah datang dalam hidup kita.

Anda tentunya rindu kerajaan Allah hadir dalam hidup

Anda. Maka, marilah kita hidup benar sesuai dengan

Firman-NYA dan milikilah hati yang dipenuhi dengan

damai sejahtera serta sukacita oleh Roh Kudus. Ijinkah

Roh Allah berkuasa penuh atas diri Anda dan ambillah

keputusan untuk hidup dalam damai sejahtera dan

sukacita ilahi sehingga karya Tuhan yang luar biasa

dinyatakan dalam diri Anda.

Tuhan Memberkati

Translate this Blog

Powered By google