Di tengah panasnya padang gurun, seorang pemuda berjalan berhari-hari lamanya bersama dengan orang-orang yang hendak membawanya pergi jauh dari rumahnya. Ia masih ingat dengan ayahnya yang sangat menyayanginya, namun apa boleh buat, ia harus pergi jauh dari ayahnya karena kakak-kakaknya menginginkannya untuk pergi. Ia pun masih ingat dimana Tuhan memberikan mimpi kepadanya bahwa ia akan menjadi seorang dengan kedudukan yang tinggi. Memperoleh janji Tuhan yang luar biasa itu tidak langsung membuatnya mengalami kehidupan yang menyenangkan.
Sebaliknya, pemuda ini harus dibenci oleh saudara-saudaranya, turun kedudukannya sehingga ia menjadi budak di Mesir, difitnah oleh istri tuannya, dipenjara, dan berbagai macam masalah pahit lainnya. Namun, pada waktu yang tepat, Tuhan mengangkat pemuda bernama Yusuf ini untuk menjadi penguasa di Mesir.
Tuhan telah berjanji pada Yusuf akan mengangkatnya menjadi seorang penguasa. Namun,
bagaimana bisa jika Yusuf tidak pergi ke Mesir dan bertemu dengan Firaun? Tuhan menyediakan 'kendaraan' supaya Yusuf bisa meraih janji Tuhan. 'Kendaraan' itu ialah masalah-masalah yang ia hadapi. Jika saja Yusuf marah kepada Tuhan karena setelah menerima janji yang luar biasa ia malah menerima hal-hal yang pahit, maka Yusuf gagal untuk meraih janji Tuhan.
Tidak jarang, hidup kita seperti apa yang dialami oleh Yusuf. Ada saatnya kita mengalami masalah dan hal-hal yang pahit dalam hidup kita. Tuhan ingin kita BERANI MENATAP MASA DEPAN kita meskipun saat ini kita sedang dalam kondisi yang tidak menyenangkan. Sebab Tuhan sudah sediakan rancangan MASA DEPAN YANG TERBAIK untuk setiap kita!
Selasa, 22 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar