Doa adalah nafas orang percaya. Bahkan doa adalah salah satu kunci pengaktif mujizat. Namun ada sebagian dari orang Kristen yang tidak pernah merasakan kehidupan doa pribadi bahkan kedahsyatan dari kuasa hanya karena doa mereka yang salah. Bagaimana doa yang benar itu?
Formula doa yang benar sebenarnya sudah diajarkan ketika Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami kepada keduabelas muridNya. Formula doa tersebut disampaikan secara implisit / tidak langsung di dalam setiap kalimat yang ada. Jadi Yesus memberikan kerangka doa yang benar dalam DOA BAPA KAMI.
Doa menggunakan formula doa Bapa Kami (Mat 6: 9-15)Formula doa yang benar sebenarnya sudah diajarkan ketika Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami kepada keduabelas muridNya. Formula doa tersebut disampaikan secara implisit / tidak langsung di dalam setiap kalimat yang ada. Jadi Yesus memberikan kerangka doa yang benar dalam DOA BAPA KAMI.
a) Bapa kami yang ada di Surga : menunjukkan alamat dan hubungan yang erat antara bapa dengan anak. Jadi ketika doa pribadi usahakanlah anda memposisikan diri sebagai anak yang sedang berbicara kepada bapanya, sehingga kita bisa berkomunikasi dengan nyaman kepada Bapa kita.
b) Dikuduskanlah namaMu : melambangkan pujian dan pengagungan kepada Tuhan. Hal ini merupakan unsur tertinggi di dalam doa. Pujian penyembahan adalah pengantar menuju tahta Allah, hal ini juga yang melandasi mengapa tata cara ibadah orang Kristen ada pujian dan penyembahan sebelum menerima taburan firman. Jadi pujian dan penyembahan yang menyenangkan hati Tuhan akan memudahkan kita masuk ke hadirat Allah.
c) Datanglah KerajaanMu : permohonan kita agar kuasa Tuhan ada di dalam hidup kita. (Yoh 15:7). Kerajaan Allah melambangkan 2 hal, yang pertama agar kuasa dan perlindungan Tuhan nyata di dalam kehidupan kita, dan yang kedua adalah melambangkan wibawa dan kemuliaan yang melekat pada diri Tuhan kita. Ketika kerajaan Allah ada di dalam kehidupan kita, maka otomatis hal - hal yang saya sebutkan di atas juga akan terimpartasi dalam diri kita, sehingga sama seperti Alkitab katakan, ketika orang memandang orang percaya, ia sama seperti melihat Kristus.
d) Jadilah kehendakMu di bumi seperti di Surga : isi doa kita harus sesuai dengan kehendak Allah. Dan janganlah membatasi kuasa Allah. Sering kali kita memaksakan suatu keinginan kita di dalam doa, dan ketika Tuhan menjawab doa kita dengan jawaban yang tidak kita inginkan, kita terkadang marah, dan kecewa terhadap Tuhan. Tetapi ingatlah satu hal, DUNIA memberi yang kita INGINKAN, tetapi TUHAN MEMBERI YANG KITA BUTUHKAN.
Keempat unsur di atas tadi untuk Tuhan, sedangkan untuk kita :
a) Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya : permohonan agarTuhan mencukupkan kebutuhan kita baik secara jasmani dan rohani.
b) Ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami : hal terpenting dalam doa adalah pengampunan. Pengampunan akan menentukan jawaban doa kita. Hati yang tidak bisa mengampuni akan menjadi penghalang berkat Tuhan atas kehidupan kita.
c) Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat : doa adalah salah satu bentuk sikap berjaga – jaga. Tujuannya agar kita siap mengahadapi pencobaan karena pencobaan datang sewaktu – waktu. Selain itu kita juga tetap meminta kuasa perlindungan Tuhan agar kita tetap terlindungi dan tidak jatuh ke dalam dosa.