Fanny Crosby adalah seorang yang telah menciptakan lebih dari 8.000 lagu rohani. Meskipun menderita kebutaan semenjak ia berusia 6 minggu, ia tidak memendam kepahitan. Suatu hari seorang pendeta mengungkapkan rasa simpatiknya, "Saya rasa, sungguh membangkitkan belas kasihan, bahwa Sang Pencipta tidak memberi Anda penglihatan, padahal Ia memberikan banyak sekali karunia lain kepada Anda."
Dengan tetap bersukacita, Fanny menjawab, "Tahukah Anda, seandainya saat lahir saya bisa mengajukan permohonan, saya akan meminta dilahirkan buta?" "Mengapa?" rohaniwan itu terperanjat. "Karena bila saya naik ke surga nanti, wajah pertama yang akan membangkitkan sukacita dalam pandangan saya adalah wajah Sang Juruselamat!"
Kebutaan sejak kecil itu tidak membuat Fanny Crosby menyerah dalam menjalani hidup. Ia tidak mengandalkan kekuatannya sendiri namun ia mengandalkan kuasa Tuhan yang bekerja atas hidupnya sehingga ia sanggup menjalani hidup dan menghabiskannya dengan hal-hal yang berharga.
Kita mungkin juga memiliki cacat atau kelemahan tertentu yang tak tersembuhkan. Pilihan ada di tangan kita. bisa saja kita menjadikan kelemahan itu suatu alasan untuk menyerah, atau kita memilih menjadikan kelemahan kita sebagai batu loncatan untuk merngandalkan Tuhan dalam kelemahan tersebut. Manakah yang Anda pilih?
Jangan memenuhi hidup kita dengan kekuatan diri kita sendiri sehingga tidak ada tempat bagi kekuatan Allah dalam hidup kita. Jika Anda menghadapi krisis hari ini, jika Anda sakit dan obat gagal untuk menyembuhkan Anda, jika keuangan Anda tidak terkendali, jika keluarga Anda sedang berantakan, jika kebiasaan buruk telah mengikat Anda erat-erat, jika Anda telah mengerahkan kemampuan Anda dan Anda masih belum mencapai hasil, ijinkan kekuatan Allah berkarya dalam hidupmu hari ini! 2 Korintus 12:9b "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna."
Minggu, 17 Oktober 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar