Saya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi ketika saya duduk di kelas 3 SMP, atau lebih tepatnya 1 bulan sebelum UN diadakan. Jujur saja dalam hati pada saat itu saya seperti tidak pernah siap untuk menerima keselamatan meskipun saya sadari Tuhan sudah mengetuk pintu hati saya berulang kali. Tetapi saya hanya menjawab dari balik pintu itu, “ Besok sajalah Tuhan. Aku kan masih SMP. Besok SMA saja sama seperti teman – teman saya yang lain.”. Begitu terus saya lakukan hingga akhirnya Yesus tangkap saya dengan cara yang luar biasa.
Ayah saya yang sudah terlebih dahulu diselamatkan oleh Yesus dipakai oleh Tuhan untuk menyuruh saya agar segera mau menerima keselamatan dan dibaptis. Dan mau tidak mau akhirnya saya mengambil formulir baptis di gereja ayah saya dan saya isi dengan tujuan hanya agar ayah saya tidak cerewet terus. Formulir saya kembalikan, dan saya tetap belum mempersiapkan hati saya untuk menerima keselamatan. Sampai 3 hari sebelum saya dibaptis, saya ditunjuk untuk memimpin pujian dalam persekutuan doa kelas. Saya tidak menjawab saat itu, tetapi saya berdoa kepada Tuhan. “ Yesus, apabila memang benar akulah yang Kau percaya untuk memimpin umatMu memuji, maka tuntunlah aku.” Tuhan memang luar biasa, ketika saya mulai menyusun lagu, seperti ada yang membimbing dan memberitahu saya lagu apa saja yang harus dipakai. Setelah menyusun lagu, saya sadar bahwa saya tidak bisa mengelak lagi dari panggilan Tuhan. Namun karena saya belum rela 100%, saya berdoa kembali untuk meminta peneguhan. Isi peneguhan yang saya minta adalah apabila ini memang benar waktunya Yesus panggil saya untuk menjadi anakNya, biarlah besok sore ketika persekutuan diadakan, Tuhan hadir dan menjamah setiap kami yang datang.
Doa saya dijawab, dan benar terjadi lawatan yang luar biasa di dalam persekutuan yang kami adakan, bahkan tidak sedikit yang mengalami pelepasan . Memang sungguh Tuhan kita adalah Tuhan yang ajaib. Akhirnya saya mau untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi saya. Keesokan harinya setelah selesai kebaktian, saya dibaptis. Dan hal yang paling luar biasa dari prosesi baptis saya adalah lagu yang mengiringi proses pembaptisan sangat menyentuh hati saya dan seakan – akan Yesus sendiri yang berbicara kepada saya. Dan hal ajaib yang saya alami adalah saya benar – benar bebas dari ikatan dosa yang selama ini membelenggu saya. Luar biasa, Yesus Tuhan Allah kita.
Dari kesaksian saya, saya ingin menegaskan bahwa WAKTU yang paling TEPAT untuk menerima KESELAMATAN adalah SEKARANG, dan ketika saudara mau untuk menerima keselamatan yang daripada Tuhan, maka saudara akan DIBEBASKAN dari SETIAP DOSA dan KEHIDUPAN LAMA saudara. Dan bagi saudara yang saat ini berkenan mengambil keputusan untuk menerima keselamatan mari saudara ikuti doa saya :
Tuhan Yesus, aku datang kepadaMu.
Aku mengaku bahwa aku adalah orang berdosa yang seharusnya dihukum.
Tetapi saat ini aku percaya bahwa Tuhan Yesus telah mati
untuk menyelamatkan orang berdosa termasuk aku.
Sekarang Tuhan, aku buka hatiku dan masuklah Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat pribadiku.
Ampunilah segala dosa – dosaku dan pelanggaranku.
Yesus, aku percaya bahwa hari ini Engkau telah menjadi
Tuhan dan juruselamat pribadiku.
Hari ini aku telah diubahkan dari orang yang seharusnya dihukum
menjadi orang yang mendapat anugerah keselamatan.
Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa dan bersyukur
Haleluyah. Amin.
Aku mengaku bahwa aku adalah orang berdosa yang seharusnya dihukum.
Tetapi saat ini aku percaya bahwa Tuhan Yesus telah mati
untuk menyelamatkan orang berdosa termasuk aku.
Sekarang Tuhan, aku buka hatiku dan masuklah Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat pribadiku.
Ampunilah segala dosa – dosaku dan pelanggaranku.
Yesus, aku percaya bahwa hari ini Engkau telah menjadi
Tuhan dan juruselamat pribadiku.
Hari ini aku telah diubahkan dari orang yang seharusnya dihukum
menjadi orang yang mendapat anugerah keselamatan.
Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa dan bersyukur
Haleluyah. Amin.
Demikian kesaksian saya, Tuhan Yesus Memberkati.
0 komentar:
Posting Komentar