Minggu, 30 Mei 2010

7 Penghancuran Kutuk

Beberapa waktu yang lalu kita baru saja melewati rangkaian Jumat Agung, Paskah, Kebangkitan, bahkan peristiwa Pentakosta yang tentu saja sangat membangun iman kita karena karena pengorbananNya di kayu salib telah membawa keselamatan yang kekal bagi kita, orang yang percaya kepadaNya.

Meskipun pengorbananNya mendatangkan keselamatan, akan tetapi, banyak yang belum tahu bahwa kematian Tuhan kita Yesus Kristus selain membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan yang hidup, juga telah menghancurkan segala kutuk yang mengikat kita di dunia ini. Berikut saya sharingkan anugerah yang boleh saya terima dari Yesus.

7 Penghancuran kutuk oleh darah Yesus

1.7 titik keringat darah Getsemani
Tujuh titik keringat bercampur darah yang Yesus teteskan sewaktu Ia bergumul dengan hebat di Taman Getsemani telah menghancurkan segala keinginan daging dan pikiran duniawi. Hal itu dilambangkan ketika Tuhan Yesus ingin lari dari kewajibanNya, Ia bergumul hebat melawan kedaginganNya. Namun Ia berhasil mengalahkan keinginan dagingNya dan taat kepada Bapa sampai Ia menyerahkan nyawaNya di atas salib.

2.Darah Mahkota Duri
Darah yang keluar dari kepala akibat mahkota duri telah menghancurkan kutuk kemiskinan yang telah lama membelenggu kita. Mahkota duri adalah mahkota dari semak duri. Dan semak berduri di dalam kitab Kejadian adalah lambang kemiskinan. Jadi saat ini janganlah kita takut akan kondisi financial kita, karena Yesus telah membebaskan kita dari kutuk kemiskinan yang sudah melekat pada diri manusia sejak manusia jatuh ke dalam dosa.

3.Memar
Memar yang ada pada tubuhNya telah membebaskan kita dari kecenderungan berbuat dosa. Tubuh yang dihancurkan oleh cambukan dan menjadi memar melambangkan tubuh manusia daging yang penuh dengan dosa telah dihancurkan agar digantikan dengan tubuh manusia roh yang penuh dengan kekudusan.

4.Bilur – bilur
Bilur – bilur akibat cambukan telah membebaskan kita dari sakit penyakit. Oleh karena itu, apabila saat ini ada diantara saudara yang sedang bergumul dengan sakit penyakit. Percayalah bahwa anda sudah menerima kesembuhan Illahi. Janganlah meminta kesembuhan, tetapi percayalah bahwa sakit penyakit anda sudah ditanggung oleh Yesus 2000 tahun yang lalu, sehingga kutuk sakit penyakit yang anda tanggung kini sudah dilenyapkan oleh bilur – bilur Yesus.

5.Darah tangan yang terpaku
Darah dari tangan yang terpaku telah membebaskan kita dari kutuk kegagalan. Tangan melambangkan pekerjaan / karya. Ketika kita menjadi manusia lama, tangan kita penuh dengan kegagalan, karena Allah tidak turut berkarya dalam kehidupan kita. Namun, ketikan kita menjadi manusia baru, maka Allah telah memberikan kesuksesan di tangan kanan saudara, dan berkat di tangan kiri. Demikian juga, selain kesuksesan, Allahpun akan memakai kehidupan saudara menjadi saluran berkatNya bagi dunia ini sehingga banyak jiwa diselamatkan dan nama Tuhan semakin ditinggikan.

6.Darah kaki yang terpaku
Darah yang keluar dari kaki yang terpaku, telah membuat kita bebas melangkah dan memilih jalan kehidupan kita. Kita tidak lagi terpaku pada pola kehidupan dunia, melainkan kita akan mengubah dunia melalui setiap langkah kita yang senantiasa memancarkan kasih Kristus. Demikian juga mengenai berkat yang akan senantiasa dilimpahkan dimanapun kita berada.

7.Darah dan air dari lambung
Darah dan air yang keluar dari lambung akibat tusukan, melambangkan hati Yesus yang rela dihancurkan agar hati kita boleh dipulihkan. Hati yang luka dibalutNya sehingga hati kita yang penuh dengan kekecewaan, kekhawatiran, bahkan akar kepahitan sudah dipulihkan dan diganti dengan hati yang baru.

Darah dan air juga melambangkan air dan darah yang keluar dari setiap proses kelahiran seorang pribadi, sehingga dengan karya penyaliban Yesus setiap orang yang percaya kepadaNya akan mengalami kelahiran baru. Pribadi dan karakter yang lama diubahkan menjadi pribadi dan karakter Illahi, berkat – berkat Illahi juga turun bagaikan hujan yang lebat memenuhi kehidupan saudara.


Tuhan memberkati.

0 komentar:

Posting Komentar

Translate this Blog

Powered By google